Sabtu, 09 April 2011

Latens Sosial Problem,????

       Latens sosial problems merupakan masalah sosial yang sebenarnya sudah ada, walaupun belum meluas, namun oleh sekelompok masyarakat ditutup-tutupi dan dianggap tidak ada. masalah sosial ini sewaktu-waktu akan muncul menjadi masalah sosial manifes. Latens sosial problems ini menyangkut hal-hal yang bertentangan/berlawanan dengan nilai-nilai masyarakat akan tetapi tidak diakui demikian halnya.
       Berbagai persoalan yang dihadapi oleh masyarakat pada umumnya sama, yaitu :
  • kemiskinan, yang dapat diartikan sebagai suatu keadaan dimana seseorang tidak sanggup memelihara dirinya sendiri sesuai dengan taraf kehidupan kelompok dan juga tidak mampu memaafkan tanaga mental maupun fisiknya dalam kelompok tersebu. 
  • kejahatan, para ahli sosilogi berpendapat bahwa kejahatan disebabkan karen kondisi-kondisi dan proses-proses sosial yang sama, yang menghasilkan perilaku sosial lainnya. beberapa orang ahli menekankan pada beberapa bentuk proses seperti imitasi, identifikasi, konsep diri pribadi dan kekecewaan yang agresif sebagai poses yang menyebabkan seseorang menjadi penjahat. 
  • disorganisasi keluarga, merupakan perpecahan keluarga sebagai suatu unit, karena anggota-anggotanya gagal memenuhi kewajiban yang sesuai dengan peranan sosialnya. 
  • masalah generasi muda dalam masyarakat modern
  • peperangan, peperangan mungkin merupakan masalah sosial yang sulit dipecahkan sepanjang searah kehidupan manusia. sehingga memerlukan kerjasama internasional yang hingga kini belum berkembang dengan baik. 
  • pelanggaran terhadap norma-norma masyarakat: pelacuran, delinkuensi anak-anak, alkoholisme serta  homoseksualitas.
  • masalah kependudukan, penduduk penduduk suatu negara pada hakikatnya merupakan sumber yang sangat penting bagi pembangunan, sebab penduduk merupakan subjek serta objek pembangunan.di indonesia gangguan tersebut menimbulkan masalah diantaranya:
  1. bagaimana menyebar penduduk, sehingga tercipta kepadatan penduduk yang serasi untuk seluruh indonesia.
  2. bagaimana mengusahakan penurunan angka kelahiran, sehingga perkembangan kependudukan dapat diawasi dengan seksama.
  • masalah lingkungan hidup, lingkungan hidup biasanya dibedakan dalam kategori: lingkungan fisik, lingkungan biologis dan lingkungan sosial. 
        Masalah sosial merupakan ungkapan hasil hubungan beberapa aspek kehidupan sosial. untuk mengatasi maslah sosial tersebut dapat dilakukan dengan pendekatan interdisipliner dan pendekatan mulidisipliner. 

Mengapa ada Dehumanisasi,,????

       Cinta, kasih sayang, kemesraan, pemujaan, belas kasihan merupakan bagian dari hidup manusia yang melekat kuat pada diri manusia. cinta yang terselimuti oleh nilai, norma dan agama maka akan menciptakan manusia yang homohumanus, manusia homohumanus tersebut meliputi:
  • manusiawi yaitu sikap yang menghargai manusia sebagai mahluk yang memiliki martabat tinggi dengan segala hak-haknya.
  • berbudaya yaitu perilakunya dituntun oleh akal budi sehingga mendatangkan kebahagiaan bagi dirinya dan lingkungan serta tidak bertentangan dengan kehendak Alloh. 
  • halus yaitu kehalusan-bertingkah laku perbuatan lemah lembut, sopan santun, budi bahasa dan beradab (akhlak).
       Antara Cinta dan nafsu dapat dibedakan berdasarkan atas sifatnya, yaitu:  
  • cinta bersifat : manusiawi, rokhaniah (dorongannya halus) serta menunjukkan perilaku memberi
  • nafsu bersifat : jasmaniah, cenderung menuntut, cenderung memuaskan dorongan seksual serta dorongannya dilakukan dengan paksaan.  
        Mengapa ada Dehumanisasi????
       Menurut Dr. Sarlito W. Sarwono cinta yang ideal memiliki 3 unsur, yaitu :
  1. keterikatan (adanya perasaan untuk hanya bersama dia, segala prioritas untuk dia dan tidak mau pergi dengan orang lain, kalau janji dengan dia harus ditepati).
  2. keintiman (adanya kebiasaan-kebiasaan dan tingkah laku yang menunjukkan bahwa antara anda dengan dia sudah tidak ada jarak lagi),
  3. kemesraan (adanya rasa ingin dibelai/membelai, rasa kangen, adanaya ungkapan-ungkapan untuk mengungkapkan rasa kasih sayang dan seterusnya).
       Dehumanisasi terjadi karena terlepasnya selimut cinta (nilai, norma dan agama). Menurut Erich Fromm ada 4 syarat untuk mewujudkan cinta kasih, diantaranya :
  1. pengenalan
  2. tanggung jawab
  3. perhatian
  4. saling menghormati
       Bila salah satu dari 4 syarat tersebut hilang, maka akan terjadi dehumanisasi sebagai contohnya akibat dari cinta (unsur perhatian hilang) maka akan terjadi kesalahpahaman yang mengakibatkan terjadinya perselingkuhan dengan dalih dia sudah tak cinta lagi. selain itu, untuk menjaga keutuhan cinta tersebut, kitapun dituntut untuk:
  1. rasa tanggung jawab
  2. pengorbanan
  3. kejujuran
  4. saling percaya
  5. pengertian
  6. saling terbuka
       Bila salah satu dari unsur tersebut hilang, maka akan terjadi keretakan dalam cinta. Muara cinta adalah pernikahan yang menciptakan hubungan sosial luhur kearah perdamaian dunia.